Ilustrasi
Yang
harus diingat orangtua saat terjadi muntah pada anak adalah terus memberi anak
minum air putih untuk menghindari dehidrasi(1). Anda juga memberikan
cairan elektrolit berupa oralit. Takaran oralit bisa disesuaikan dengan anjuran
dokter berdasarkan kondisi fisik anak. Namun jangan paksa anak untuk minum
cairan ini jika masih muntah-muntah.
(1) Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih
banyak cairan daripada yang didapatkan, sehingga keseimbangan gula-garam tubuh
terganggu dan tubuh tidak dapat menjalankan fungsi normalnya.
Oralit
tersedia dalam bentuk bubuk yang kemudian dicampur dengan air sebelum diminum.
Oralit mengandung gula dan mineral yang membantu menggantikan unsur-unsur yang
hilang dari tubuh akibat muntah. ASI, sirup, dan air madu juga bisa menjadi
pilihan cairan yang diberikan.
Berikan
cairan / minuman 1-2 sendok makan. Tambah jumlah cairan 15 menit kemudian,
menjadi sekitar 2-3 sendok makan, dan tambahkan terus secara bertahap setiap 15
menit. Jika masih saja muntah, kurangi lagi jumlah pemberian cairan.
Seduhan
teh atau jahe hangat juga bisa diberikan sebagai pereda rasa mual dan muntah
pada anak. Asupan lain yang bisa diberikan adalah sup kaldu untuk membantu
mencegah dehidrasi sekaligus memberi rasa nyaman. Berikan makanan setiap 15-20
menit, secara bertahap. Pilihlah makanan yang mengandung cukup kalori dan mudah
dicerna.
Jika
anak sudah tidak mengalami muntah lebih dari 6 jam, Anda bisa mulai
memberikannya makanan padat berupa buah atau sereal. Pada anak berusia lebih
besar bisa diberikan nasi, kentang, atau roti. Setelah 24 jam tidak muntah,
anak dapat diberikan makan dan minum seperti biasa. Pemberian obat-obatan untuk
mengurangi muntah pada anak perlu disesuaikan dengan kondisi anak dan
penyebabnya, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter.
Terimakasih sudah membaca artikel Mencegah Muntah pada Anak ini semoga bermanfaat untuk kesehatan keluarga kita.
Terimakasih sudah membaca artikel Mencegah Muntah pada Anak ini semoga bermanfaat untuk kesehatan keluarga kita.

0 komentar:
Posting Komentar