Tidak sedikit orang menyadari minum kopi tidak berbahaya bagi kesehatannya. Akan tetapi sadarkah Anda bahwa kopi
mempengaruhi tubuh walaupun secara perlahan dan dapat membuat Anda mengalami
kecanduan ?
Berbagai penelitian telah
menemukan adanya hubungan antara kopi dengan insomnia (1), meningkatnya denyut jantung dan laju pernapasan,
gangguan lambung, mual, muntah, gelisah, gugup, dan berbagai hal lainnya.
Selain itu, mengkonsumsi kopi juga telah diketahui berhubungan dengan
terjadinya gangguan jantung. Orang yang mengkonsumsi lebih dari 5 gelas kopi
setiap hari memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung.
(1) Insomnia adalah gejala
kelainan dalam tidur berupa kesulitan untuk tidur. Gejala tersebut biasanya
diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia sering disebabkan
oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis.
Di bawah ini Anda dapat melihat
beberapa hal yang dialami wanita jikia mengkonsumsi kopi,
1. Kafeinisme
Anda mungkin tidak pernah
mendengar istilah yang satu ini. kafeinisme adalah sebuah sindrom yang
terdiri dari rasa cemas, gelisah, dan gangguan tidur. Penderita
biasanya juga akan mengalami ketergantungan terhadap kopi. Kafein di dalam kopi
akan menstimulasi kelenjar adrenal untuk memproduksi hormon stress, yang akan
membuat otot menjadi tegang, meningkatkan denyut jantung dan laju pernapasan,
serta meningkatkan kadar gula darah. Mengkonsumsi kopi secara teratur akan
menstimulasi kelenjar ini secara terus-menerus, yang akan membuat kadar hormon
stress Anda tetap tinggi sepanjang waktu, yang dapat menyebabkan terjadinya
stress kronik.
2. Gangguan Pencernaan
Mengkonsumsi kopi dalam jangka
panjang juga dapat mempengaruhi dinding lambung. Zat kimia yang terdapat di
dalam kopi dapat mengiritasi permukaan lambung yang akan menyebabkan gangguan
pencernaan. Adanya kafein di dalam lambung akan memicu peningkatan produksi
asam lambung, yang akan membuat penderita mengalami perut kembung atau nyeri
perut. Kafein yang terdapat di dalam kopi juga dapat menyebabkan terjadinya
diare akibat meningkatnya pergerakan usus.
3. PMS
Saat seorang wanita yang sedang
mengalami PMS(1) mengkonsumsi banyak kopi, maka kadar kafein yang berlebihan ini
dapat semakin memperparah gejala PMS. Perut kembung, kram perut, dan sakit
kepala merupakan gejala yang sering dialami oleh para wanita saat mereka
mengkonsumsi kopi di masa PMS.
.
PMS(1) adalah kumpulan gejala fisik, psikologis, dan emosi yang terkait
dengan siklus menstruasi wanita. Sekitar 80 hingga 95 persen perempuan pada
usia melahirkan mengalami gejala-gejala pramenstruasi yang dapat mengganggu
beberapa aspek dalam kehidupannya.
4. Kehamilan Bunda
Kafein dan nikotin merupakan 2
hal yang telah diketahui dapat berdampak buruk pada kehamilan Bunda bila
dikonsumsi secara berlebihan. Wanita hamil hanya boleh mengkonsumsi maksimum 2
gelas kopi atau sekitar 200 gram kafein setiap harinya.
Mengkonsumsi kopi lebih banyak
daripada jumlah ini telah diketahui dapat meningkatkan resiko terjadinya
kelahiran prematur, keguguran, dan komplikasi kehamilan lainnya. Selain itu,
bila ibu yang sedang menyusui mengkonsumsi terlalu banyak kafein, maka hal ini
dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada bayinya.
5. Keguguran Pada Ibu Hamil
Berbagai penelitian baru menunjukkan
bahwa kafein memiliki hubungan langsung dengan terjadinya keguguran. Wanita
yang mengkonsumsi kopi dalam jumlah banyak saat hamil akan lebih
rentan terhadap keguguran dibandingkan wanita lainnya. Oleh karena itu, dianjurkan
untuk mengurangi atau menghentikan konsumsi kopi Anda selama hamil.
Selain itu, wanita yang
mengkonsumsi pil KB juga harus memperhatikan jumlah kopi yang mereka konsumsi.
Hal ini dikarenakan kafein akan berinteraksi dengan pil KB dan menyebabkan efek
samping seperti gelisah, sakit kepala, dan lainnya.

0 komentar:
Posting Komentar